Jenis jenis AC

Menurut jenisnya AC yang biasa dipasang dari suatu gedung yaitu:

  1. AC Split Wall
  2. AC Cassette
  3.  AC Split Duct
  4. AC Floor Standing
  5. AC VRV
  6. AC AHU

AC Split Wall

AC Split Wall  terdiri dari:

  1. Unit indoor yang terdiri dari filter udara, evaporator dan evaporator blower, expansion valve dan controll unit,
  2. Unit outdoor yang terdiri dari compresor, condenser, condenser blower dan refrigerant filter.
  3. Pips Refrigeran, yang menghubungkan antara unit indoor dan unit outdoor. Pipa refrigeran ada 2 buah saluran,  satu buah untuk menghubungkan evaporator dengan compressor dan dan satu buah untuk menghubungkan refrigerant filter dengan expansion valve
  4. Kabel power untuk memasok arus listrik untuk compressor dan condenser blower.

Kelebihan AC split Wall :

  1. Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar, misalnya pada ruangan yang posisinya ditengah pada bangunan Ruko, karena condenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan ditempat yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
  2. Suara didalam ruangan tidak berisik.

AC Cassette

AC jenis ini , indoornya menempel di plafon.  Jenis AC Cassette ini terdiri dari berbagai ukuran mulai dari 1.5pk sampai dengan 6pk. Cara pemasangan ac ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga extra, tidak seperti memasang ac rumah atau ac split, yang bisa dipasang sendirian

AC Split Duct

AC Split Duct merupakan AC yang pendistribusian hawa dinginnya menggunakan Sistem Ducting. AC Split Duct tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri melainkan dikontrol pada satu titik.. Tipe AC ini biasanya digunakan di Mall  atau gedung-gedung yang memiliki ruangan lebih luas.

AC Split Duct tidak pernah terlepas dari sistem Ducting yang merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.

Kelebihan:

  1. Suara didalam ruangan tidak berisik sama sekali.
  2. Estetika ruangan terjaga, karena tidak ada unit indoor.

Keurangan:

  1. Perencanaan, instalasi, operasi dan pemeliharaan membutuhkan tenaga yang betul-betul terlatih.
  2. Apabila terjadi kerusakan pada waktu beroperasi, maka dampaknya dirasakan pada seluruh ruangan.
  3. Pengaturan temperatur udara hanya dapat dilakukan pada sentral cooling plant.
  4. Biaya investasi awal serta biaya operasi dan pemeliharaan tinggi.

AC Floor Standing

AC Floor StandingAC Floor Standing sesuai namanya merupakan AC yang unit indoornya berdiri/duduk dan bisa dipindah-pindah sesuai dengan keinginan kita. Unit AC ini memiliki daya 3 pk – 5 pk, dan kebanyakan dipakai untuk acara-acara indoor yang memerlukan unit pendingin secara mendesak. Karena simple dan mudah dibawa kemana-mana, maka banyak orang yang menyewakan model AC jenis ini.

AC VRV

AC VRV  memiliki satu outdoor dan beberapa unit indoor dengan berbagai tipe seperti split wall, cassete, floor standing, dll

VRV = Variable Refrigerant Volume merupakan sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV system adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan CPU dan kompresor inverter dan sudah terbukti menjadi handal, efisiensi energi, melampaui banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Sentral, AC Split, atau AC Split Duct. Jadi dengan VRV System, satu outdoor bisa digunakan untuk lebih dari 2 indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang diinginkan secara terkomputerisasi, AC VRV  hemat energi, hemat listrik, dan hemat tempat.

AC AHU

AHU singkatan dari Air Handling Unit. Biasanya digunakan untuk ruangan yang lebih besar. Untuk Bandara, ruang rapat, mall dan perkantoran yang luas biasanya menggunakan jenis ini.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *